DPRD Riau: Penyeberangan Roro Dumai-Rupat Harus Normal Sebelum 10 April, Petani Sawit Terpuruk
PEKANBARU – Komisi IV DPRD Riau mengultimatum Dinas Perhubungan (Dishub) Riau untuk segera menormalkan penyeberangan Roro Dumai–Rupat paling lambat 10 April 2026. Desakan ini muncul setelah puluhan truk bermuatan sawit tertahan, memicu anjloknya harga di tingkat petani hingga setengah dari harga normal.
Ketua Komisi IV DPRD Riau, Ma’mun Solihin, menegaskan bahwa kendala teknis berupa docking kapal yang sebelumnya menjadi penyebab gangguan operasional kini telah diselesaikan.
“Biaya docking sudah dibayarkan. Kami minta Dishub segera mengoperasikan kembali kapal tersebut. Untuk mengurai antrean sekitar 50 truk yang tertahan, akan diberlakukan pelayanan ekstra hingga pukul 00.00 WIB setiap hari,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dishub Riau, Kamis (2/4/2026).
Penumpukan truk terjadi akibat pembatasan operasional angkutan logistik selama masa Lebaran sesuai kebijakan SKB 3 Menteri. Kondisi ini membuat distribusi hasil panen sawit dari Pulau Rupat terhambat, sementara jumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah tersebut masih terbatas.
Anggota Komisi IV DPRD Riau, Khairul Umam, menilai situasi ini berdampak serius terhadap perekonomian masyarakat, khususnya petani sawit.
“Tertahannya truk membuat pengepul berhenti menyerap hasil panen. Akibatnya, harga sawit di tingkat petani jatuh drastis menjadi sekitar Rp1.700 per kilogram, dari harga normal yang bisa mencapai di atas Rp3.000 per kilogram. Ini sangat merugikan masyarakat Rupat,” tegasnya.
Ia menambahkan, meski antrean truk mulai berangsur terurai, pihak DPRD akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap komitmen Dishub agar operasional penyeberangan kembali normal sepenuhnya sebelum batas waktu yang ditetapkan.
RDP tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Komisi IV DPRD Riau, yakni Jon Ade Nopendra, Suyadi, Muhtarom, Samsuri Daris, Farida Saad, Dodi Saputra, Manahara Napitupulu, dan Darmalis. Adv
Editor : Herdi Pasai
Berita Terkait
Berita Terbaru
DPRD Kampar Dorong Percepatan NUPTK, Rinaldo: Kunci Kesejahteraan Guru
- Kampar
- 08 April 2026 21:35 WIB
Mundurnya Kadiskes Kampar Disesalkan, Repol Kritik Kebijakan Penempatan ASN
- Kampar
- 08 April 2026 18:00 WIB
Menaker Tegaskan Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
- Nasional
- 08 April 2026 15:34 WIB
Potensi Wisata Kampar Kian Bersinar, Disparbud Bidik Wisatawan Malaysia dan Kembangkan Minat Khusus
- Kampar
- 08 April 2026 15:25 WIB
Komisi II DPRD Kampar Bongkar Kendala NUPTK, Koordinasi Langsung ke Pusdatin
- Kampar
- 08 April 2026 14:34 WIB
Pemkab Kampar Data Kerugian Nelayan, Dampak Ikan Mati Capai Ratusan Juta
- Kampar
- 08 April 2026 13:25 WIB
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
- Nasional
- 08 April 2026 11:19 WIB
Li Claudia: Lansia Batam Harus Sejahtera, Bantuan Akan Terus Diperluas
- Batam
- 08 April 2026 10:20 WIB
Bupati Ahmad Yuzar Teken Kerja Sama PSEL, Kampar Ambil Peran Strategis Ubah Sampah Jadi Energi
- Kampar
- 07 April 2026 23:48 WIB
JCH Kampar Tahun Ini Sebanyak 452 Orang, Berangkatkan Mulai Tanggal 26 April 2026
- Kampar
- 07 April 2026 22:30 WIB
Rumah Kosong di Tempuling Jadi Target, Pelaku Ditangkap
- Inhil
- 07 April 2026 21:45 WIB
