Agro Siak Farm, Destinasi Wisata Petik Melon Premium

SIAK – Kabupaten Siak kini memiliki destinasi wisata edukasi baru yang menarik perhatian wisatawan. Berlokasi di Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, Agro Siak Farm menawarkan pengalaman unik memetik langsung melon premium dari kebun modern yang dikelola Badan Usaha Milik Kampung (BUMkam) Buantan Mandiri.

Di tengah hamparan greenhouse yang tertata rapi, pengunjung disuguhkan pemandangan ribuan tanaman melon yang tumbuh subur. Aroma buah yang matang serta suasana kebun yang asri menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata berbasis pertanian.

Keberhasilan Agro Siak Farm mendapat apresiasi dari Bupati Siak, Afni Zulkifli, saat menghadiri panen raya tahap kedua di lokasi tersebut, Minggu (14/6/2026).

"Ini bukti bahwa dana desa yang dikelola dengan baik mampu melahirkan usaha produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Desa," ujar Afni.

Menurutnya, keberhasilan Kampung Buantan Besar dapat menjadi inspirasi bagi kampung lain di Kabupaten Siak untuk mengembangkan potensi ekonomi berbasis desa.

Agro Siak Farm dibangun pada awal 2026 dengan modal Rp163 juta yang bersumber dari dana desa. Melalui kerja sama dengan kelompok masyarakat setempat, kawasan ini berkembang menjadi sentra budidaya melon modern sekaligus destinasi wisata edukasi.

Ketua Pengelola Agro Siak Farm, Siswanto, menjelaskan kebun tersebut berdiri di atas lahan seluas 1.500 meter persegi dengan tiga unit greenhouse modern.

Masing-masing greenhouse menampung sekitar 1.000 batang melon, sehingga total terdapat 3.000 tanaman yang dibudidayakan. Teknologi greenhouse digunakan untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem dan serangan hama sehingga menghasilkan buah dengan kualitas premium.

"Dari satu greenhouse dapat menghasilkan sekitar 1,2 ton melon. Dengan tiga greenhouse, total panen bisa mencapai 3,6 ton dalam satu kali masa panen," jelas Siswanto.

Melon yang dibudidayakan terdiri dari beberapa varietas unggulan seperti Sweet Lavender, Sweet Hami, Honey Globe, dan Skid Row. Buah-buah tersebut dipasarkan dengan harga berkisar Rp30.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Yang menarik, Agro Siak Farm tidak hanya berfungsi sebagai lokasi produksi pertanian. Pengelola juga mengembangkan konsep agrowisata yang memungkinkan pengunjung belajar mengenai budidaya melon sekaligus merasakan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya.

Setelah memilih buah yang diinginkan, pengunjung dapat menimbang hasil petikan dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga, pelajar, hingga wisatawan yang ingin menikmati wisata edukatif di Kabupaten Siak.

Dengan kombinasi antara pertanian modern, edukasi, dan wisata keluarga, Agro Siak Farm kini menjadi salah satu destinasi baru yang layak masuk daftar kunjungan saat berwisata ke Negeri Istana. Kamiran

Editor : Nurdin Tambunan
Tag : # Pariwisata



Bagikan

Berita Terbaru