Cuaca Panas Dongkrak Penjualan AC di Kampar

BANGKINANG – Meningkatnya suhu udara di sejumlah wilayah Provinsi Riau dalam beberapa waktu terakhir berdampak pada perubahan pola konsumsi masyarakat. Di Kabupaten Kampar, warga mulai berbondong-bondong membeli dan memasang pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) untuk meningkatkan kenyamanan di rumah.

Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan penjualan AC di Kota Bangkinang dan sekitarnya. Sejumlah pelaku usaha elektronik mengaku mengalami lonjakan permintaan, baik untuk pembelian unit baru maupun jasa pemasangan.

Rizal, pengelola Toko Putra AC di Bangkinang, mengatakan permintaan pemasangan AC mengalami peningkatan signifikan dalam sepekan terakhir. Bahkan, teknisi yang dimiliki usahanya hampir setiap hari turun ke lapangan untuk melayani pemasangan baru.

“Permintaan AC meningkat signifikan dibandingkan minggu-minggu sebelumnya. Hampir setiap hari ada pemasangan baru, terutama untuk AC setengah PK dan satu PK yang banyak digunakan di kamar tidur,” ujar Rizal kepada Resonansi.co, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, cuaca panas membuat masyarakat semakin memprioritaskan kenyamanan di dalam rumah. AC kini tidak lagi dipandang sebagai barang pelengkap, tetapi telah menjadi kebutuhan bagi sebagian keluarga.

“Cuaca panas membuat masyarakat lebih banyak berinvestasi pada perangkat penyejuk ruangan. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan penjualan AC, tetapi juga menggerakkan sektor jasa pemasangan dan servis sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha lokal,” katanya.

Peningkatan permintaan tersebut menunjukkan adanya pengaruh kondisi cuaca terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Selain mendorong penjualan produk elektronik, lonjakan permintaan AC juga memberikan dampak positif bagi teknisi dan penyedia jasa perawatan pendingin ruangan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan suhu udara di Provinsi Riau berada pada kisaran 23 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Dengan suhu yang relatif tinggi tersebut, permintaan terhadap perangkat penyejuk ruangan diperkirakan masih akan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan, terutama di kawasan perkotaan dan permukiman padat penduduk. REZA

Editor : Nurdin Tambunan



Bagikan

Berita Terbaru