Lezatnya Bolu Nangka Hutan Khas Kuok

KAMPAR – Di tengah berkembangnya usaha kuliner lokal di Kabupaten Kampar, UMKM Mak Itam yang berlokasi di Desa Bukit Agung, Kecamatan Kuok, terus mempertahankan cita rasa khas daerah melalui aneka kue tradisional yang diproduksinya.

Usaha yang dikelola oleh Sakinah tersebut menawarkan beragam makanan dan kue khas Kampar, di antaranya kue paniagham, bolu kemojo, kue semprong, keripik pisang, kue bawang, serta berbagai produk olahan rumahan lainnya yang telah menjadi favorit masyarakat.

Dari berbagai produk yang tersedia, bolu nangka hutan menjadi salah satu menu unggulan yang paling banyak diminati pelanggan. Kue ini memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan campuran nangka hutan sebagai bahan utama yang memberikan aroma khas serta cita rasa manis alami.

"Alhamdulillah, bolu nangka hutan menjadi produk yang paling banyak dicari pelanggan. Perpaduan bahan-bahan pilihan dengan nangka hutan menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa yang khas," ujar Sakinah saat ditemui di lokasi usahanya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, penggunaan nangka hutan menjadi pembeda dibandingkan bolu pada umumnya. Selain menghadirkan aroma yang lebih kuat, buah tersebut juga memberikan sensasi rasa yang lebih legit dan lembut saat disantap.

Sakinah mengatakan, seluruh produk yang dipasarkan dibuat dengan menjaga kualitas bahan baku dan proses produksi yang higienis. Ia berharap usaha yang dirintisnya dapat terus berkembang sekaligus membantu melestarikan kuliner tradisional Kampar.

Salah seorang pelanggan setia, Arpandi, mengaku telah beberapa kali membeli produk UMKM Mak Itam, terutama bolu nangka hutan yang menjadi favorit keluarganya.

"Bolu nangka hutannya sangat enak. Teksturnya lembut, rasanya pas dan aroma nangkanya sangat terasa. Setiap ada acara keluarga atau menerima tamu, saya sering membeli produk dari Mak Itam," kata Arpandi.

Ia menilai produk-produk yang dihasilkan UMKM Mak Itam tidak kalah dengan makanan modern yang banyak beredar saat ini. Selain memiliki cita rasa khas, produk tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan kuliner daerah.

"Menurut saya, produk UMKM seperti ini harus terus didukung. Selain rasanya enak, kita juga ikut membantu pelaku usaha lokal dan melestarikan makanan khas Kampar," tambahnya.

Dengan mempertahankan kualitas dan cita rasa tradisional, UMKM Mak Itam kini menjadi salah satu pelaku usaha kuliner rumahan yang turut mengangkat potensi pangan lokal Kabupaten Kampar serta memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Reza

Editor : Reza MF
Tag : # makanan



Bagikan

Berita Terbaru